Skip to main content

Kisah Merpati 2




Dalam beberapa film laga yang lebih hebat dari rambo. Sang jagoan kerap tak berdaya dan ditolong seorang yang bijak dan sudah tidak lagi mau berurusan dengan hal-hal duniawi. Jadi sang jagoan bukan saja disembuhkan fisiknya tapi yang lebih penting kondisi psikologinya. 

Sang jagoan sudah terlahir sebagai perubah. Meski gemas sang bijak tak bisa melakukan hai ini. Sementara bumi menuntut adanya perubahan yang tak mungkin dilakukan oleh orang biasa. Apalagi oleh orang yang sudah nyaman di zona mapan.

Maka sang jagoan harus tetap menjadi dirinya sendiri. Dia tentu saja tak bisa membiarkan semut menghalangi jalannya. Dia fokus dengan peran yang sudah disodorkan.




Pernah seorang pertapa menidurkannya di sofa
namun hanya sekedar membalut luka

Dia kemudian ingin terbang seperti naga
siap menyemburkan api

Menolong sang putri dari atas menara

6 Maret 2012


Comments

Popular posts from this blog

Film Gladiator 1 VS Film Gladiator 2

G ladiator 1 meski kusam tanpa cgi, tapi asek di setiap adegan dialog. Mungkin karena kita sering nonton film yang peran cgi nya ampun-ampunan. Maka ketika ada adegan perkelahian di Gladiator 1 yang meleset dan kaku, berasa ga nyaman. Atau coba tonton film karya Ridley Scott yang lain, atau nonton teater sebagai hidangan pembuka. Biar ga nyinyir dengan film berbiaya 103 juta dolar dan meraup keuntungan kotor $460.583.960 ini. Ridley Scott teramat asik dengan gaya seadanya, kekuatan akting para pemain menjadi taruhannya. Butuh kameraman yang bisa merogoh akting hingga setiap adegan punya jiwa. Gambar-gambarnya b isa merefleksikan cahaya dan  dialog intens kehidupan, bagaimana bisa keluar dari peperangan sebenarnya.  Pergulatan dengan diri sendiri. Itukah yang ingin dicapai Ridley Scott dalam Gladiator 1 tanpa cgi?  Ringkasan Plot Gladiator Seorang jendral perang roma bernama Maximus Decimus Meridius harus dieksplor habis. Petani yang garang di medan perang ini, membuat kai...

Aku Hanya Berbicara dengan Senyap

Dulu di matamu yg teduh itu, aku melihat matahari pagi Embun yg menggantung di dedaunan Burung yg bercengkrama di dahan Mencari makan dan membuat sarang Ternyata kau sendiri tidak melihat itu Kau hanya meredupkan mata Agar padang liar yg tak pernah bisa kau taklukan mudah disembunyikan Jauh di lubuk fatamorgana Kini aku terkesiap  Cinta yg indah itu begitu rapuh,  bagai sebuah bungkus  Labirin yg tipis Membalut padang pasir yg panas, gersang dan badai pasir yg ganas Kau cekikan dalam kegelapan itu Seluruh panca indraku tak berdaya meraihmu Kau menyapunya dengan sumpah serapah Aku adalah anjing bagimu Yg harus menjilat Menjulurkan lidah agar kau segera melempar tulang yg dagingnya telah kau nikmati dgn karib-karibmu yg renyah Dalam senyapku aku mendengar tangisanmu  Sayup-sayup dibalik gemuruh badai yg kau aduk-aduk sendiri Menyerang tubuhku Mengeluarkan amarahku Meluluhlantakkan sifat fanaku Lalu aku surut dalam diam Malam-malam panjang tanpa jawaban Hening dalam sen...

Film Horror yang Bagus

P ara sineas memang seniman. Kalau julid bisa disebut tukang ngayal. Tapi pan mereka yang nongol duluan di bulan, di mars, dan di masa depan bumi? Bahkan bisa nongol dalam mimpi. Kalau ga percaya lihat aja di film, Red Planet, 2012, Doom, Armagedon dan banyak lagi. Mereka juga wara-wiri di dalam mimpi  seperti di film Inception. Para seniman lebih duluan ada di tempat-tempat yang baru dipikirkan kelompok manusia lain. Bahkan wilayah ghoib setabu apapun. Mereka ga bisa dicegah ngobok-ngobok dunia dan akhirat. Kalau menghidupkan masa lalu mah cetek. Mahluk jurassic bisa hidup kembali dari ide soal dna. Kloningan bisa dibikin abrakadabra secepat burak. Para sineas  memang khas manusia.  Kebebasannya tiada dua. Firaun dan Musa saja beti, beda tipis, Firaun merasa apapun juga miliknya. Sedangkan Musa merasa tidak memiliki apa-apa. Kebebasan manusia seperti ini pernah dijadikan alasan oleh iblis untuk tetap julid. Iblis bilang, adam dan baninya akan menumpahkan darah kalo dicip...