Dari Mata yang Kosong



Wajah-wajah itu terpendam dalam langitnya yang bercahaya,
membentuk butiran butiran bening
mengalir bersama air gunung

Mereka bersayap seperti malaikat
terbang di surga
berloncatan di antara bintang-bintang

ow, mengapa mataku basah
Padahal mereka mengajak tertawa
setiap detik yang mustahil
setiap hari
Tiada henti


Posting Komentar