Secara histori manusia dan syetan sudah bermusuhan. Syetan merasa tak patut sujud kepada Adam. Masa api harus sujud pada tanah. Syetan memang pura-pura bodoh kalau tanah dan api menjadi variable hidup di dunia. Lengkapnya tanah api air tidak bisa dipisahkan sebagai sumber daya yang ada di bumi. Jadi syetan tentu sombong saja kalau ingin diperlakukan berbeda karena asal muasal. Permusuhan dengan setan Sesederhanakah kisah permusuhan itu? Apakah ketika manusia sedang imut-imut, rajin ibadah, baik budi dan lain sebagainya, sedang ditinggalkan setan cuti lebaran? Atau kita ikut-ikutan rumit seperti film Dr Jekyll and Mr Hyde, dimana kebaikan dan keburukan manusia bisa dipisahkan oleh cairan kimia hasil penemuan Dr Jekyll. Setan dan keturunannya dikutuk ke bumi nyaris bersamaan ketika Adam dan hawa terusir dari surga aden. Konon kalau Adam diusir dari surga karena menikmati buah khuldi sedangkan syetan karena kesombongannya. Apakah mereka diturunkan ke bumi berbeda ...
tulisan tentang hidup, ulasan berita, opini, film, cerita, dan puisi