Nokturnal

Inspirasi disamping tak bisa berhenti, hampir dipastikan membuat susah tidur. Apalagi kalau kelasnya seperti para rosul atau yang lebih sederhana seperti Leonardo da Vinci yang berkomentar kalau tidur itu hanya buang-buang waktu. Tuhan memang sibuk karena harus juga mengurus mahluknya yang bergiat di malam hari. Tapi yang jelas petugas pengantar ilham agak santai memilah-milah mahluk mana di malam hari yang kebagian kiriman. Ketika ada mahluk siang tiba-tiba bergiat di malam hari, petugas pengantar ilham menjadi beringas, jangan-jangan ada keperluan yang urgen sehingga sang mahluk tak memilih tidur.

Keheningan menjelma jadi kesendirian yang penuh makna, kehausan ilmu yang telah mendobrak batas-batas mahluk fana dan kekal. Puisi di bawah terinspirasi oleh mahluk seperti itu...


Kini siang bersahabat dengan mimpi-mimpinya
Matahari sudah lama tak mengendusnya
Ternyata di siang hari para srigala saling memangsa,
kadang berebut lipstik di bibir betina, melumat aurat yang ditutup kain ketat
Khotbah-khotbah menjadi setengah telanjang, mampus dalam desahan

Dia memilih menatap rembulan, melolong sepanjang malam.
matanya melihat pintu di setiap kegelapan
Ternyata di malam hari banyak binatang yang memancarkan cahaya,
kadang beterbangan di lorong-lorong gelap, memandu mahluk tersesat

Dalam sepi suara-suara dari langit sampai ke bumi, 

jelas dalam gelap