Sampai Kau Bertanya



Ingin bercinta seperti Tuhan? Tak habis dan tidak diskriminatif. Sebuah gaya yang lembut dan penuh energi. Segalanya tidak dibangun dengan sekali tiup alias abrakadabra. Semangat berkelanjutan yang bercita rasa. Cinta tak harus menemukan stasiun akhir, meski itu disyahkan departemen agama. Pernikahan.

Bila finalnya disana, kita tak lebih dari pemburu binatang yang sibuk ingin menjadi raja hutan. Padahal hanya menguasai sebuah kandang.


Tinggal kata-kata yang tersisa
Lalu kurajut dalam setiap helai cahaya di matamu
sampai kau bertanya,
Dimana cinta ketika bintang-bintang pudar di langitku?
Aku hanya sanggup menenun senyummu,
dalam temaram,
dalam senja yang makin menghujam