Rindu Untuk Dermaga

Air : Hujan, sungai, laut begitu menarik untuk dijadikan idiom, perumpamaan dan dirangkai menjadi kata-kata. Menjadi selimut indah sebuah tema puisi.
Coba telusuri bagaimana mereka bertingkah, menabuh musik alam dan memainkannya dalam tempo yang tetap.
Sabda alam yang kerap kita lupakan karena konsistensinya yang tak pernah pudar.
Bukankah seorang tercerahkan mendapat petunjuk di sungai. Sebut saja Sunan Kalijaga.

Kata-kata yang hilang bersama air hujan itu, kawan
telah mengayuh angin berada di lautan
Burung camar yang pergi menembus awan itu, kawan
telah menepi dan membawakan kita bulan

lalu kita menjadi ombak yang menjambangi pantai
kepada perahu kutitipkan  rindu untuk dermaga





Posting Komentar